Sifra Assa, 200201135 and Farno Billy A, Gerung and Tifany F, Tombokan (2024) KAJIAN HISTORIS KRITIS MATIUS 7:1-5 DAN RELEVANSINYA BAGI PERSEKUTUAN MASA KINI. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Negeri Manado.
Cover.pdf
Download (138kB)
Abstrak.pdf
Download (96kB)
Daftar Isi.pdf
Download (82kB)
Bab V.pdf
Download (130kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji makna teks Matius 7:1-5 dan
relevansinya bagi persekutuan masa kini. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan
menggunakan metode historis kritis untuk mengkaji teks Matius 7:1-5.
Penelitian ini dikumpulkan dengan studi pustaka dari berbagai literatur seperti
jurnal, buku, dan juga penelitian yang terdahulu. Berdasarkan analisis yang ada,
diperoleh hasil bahwa: Yesus menyampaikan perintah larangan untuk menghakimi
dikarenakan sebuah keadaan yaitu moral dan praktik hidup dari pada ahli Taurat serta
orang-orang Farisi yang tidak sesuai dengan yang diajarkan Yesus kepada mereka.
Mereka menghakimi orang tanpa kasih, dengan melihat kesalahan orang lain tanpa
melihat kesalahan yang ada pada diri sendiri. Berdasarkan realita kehidupan, hal
menghakimi merupakan salah satu masalah yang seringkali terjadi dalam
persekutuan masa kini. Yesus mengingatkan juga tentang ukuran yang kamu pakai
untuk mengukur akan diukurkan kepadamu. Bahkan, Yesus mengecam
kemunafikan/orang-orang munafik, di mana seseorang fokus pada kesalahan kecil
orang lain sambil mengabaikan kesalahan besar yang ada pada diri sendiri.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Menghakimi, Ukuran, Kemunafikan |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible |
| Divisions: | Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:38 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:38 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1512 |
