Ince Kalipok, 200201004 and Semuel, Selanno and Owen Brian, Kawengian (2024) KAJIAN EKO-TEOLOGIS DALAM KEJADIAN 2:8-15 DAN RELEVANSINYA BAGI JEMAAT GPIBK “BETHESDA” PAISU MATANO DI BANGGAI KEPULAUAN. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Negeri Manado.
Cover.pdf
Download (322kB)
Abstrak.pdf
Download (283kB)
Daftar Isi.pdf
Download (206kB)
Bab V.pdf
Download (207kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna dari
konsep eko-teologis dalam Kejadian 2:8-15 dan menganalisis relevansi
dari makna eko-teologis dalam Kejadian 2:8-15 bagi jemaat GPIBK
Betesda Paisu Matano dalam menyikapi masalah lingkungan yang terjadi.
Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan
hermeneutik ekologis.. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara
dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan bahwa jemaat
GPIBK Betesda Paisu Matano belum mengetahui apa itu ekoteologis,
masih terjadi pengambilan pasir yang mengakibatkan kerusakan
lingkungan, Selain itu gereja juga belum melakukan tindakan apa-apa
dalam menyikapi masalah lingkungan yang terjadi. Pada teks Kejadian
2:8-15 membahas tentang Taman Eden dan tugas manusia. Taman Eden
sebagai representasi bumi/alam yang harus diusahakan dan dijaga
dengan benar oleh manusia, karena alam memiliki nilai intrinsiknya sendiri
sehingga alam tidak hanya dipandang sebagai objek tapi juga sebagai
subjek.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Taman Eden, Tanggung jawab Manusia, Alam |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible |
| Divisions: | Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 06:38 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 06:38 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1480 |
