INTERNALISASI FUNGSI MENDAMAIKAN DAN FUNGSI MENGUTUHKAN DALAM TRADISI OROM SASADU DI GEREJA GMIH NA’O NGA’UN AHU IDAMDEHE GAMSUNGI

Silvia Shalomnita Lidya Deny, 200202041 and Yohan, Brek and Leonardo C., Dendeng (2024) INTERNALISASI FUNGSI MENDAMAIKAN DAN FUNGSI MENGUTUHKAN DALAM TRADISI OROM SASADU DI GEREJA GMIH NA’O NGA’UN AHU IDAMDEHE GAMSUNGI. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Negeri Manado.

[thumbnail of Cover.pdf] Text
Cover.pdf

Download (195kB)
[thumbnail of Abstrak.pdf] Text
Abstrak.pdf

Download (214kB)
[thumbnail of Daftar Isi.pdf] Text
Daftar Isi.pdf

Download (185kB)
[thumbnail of Bab V.pdf] Text
Bab V.pdf

Download (182kB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan
tradisi Orom Sasadu, untuk mengidentifikasi internalisasi nilai mendamaikan
dan nilai mengutuhkan dalam tradisi Orom Sasadu. Penelitian ini merupakan
pendekatan kualitatff dengan metode penelitian deskriptif yang dilaksanakan
di GMIH Jemaat Na’o Nga’un Ahu Idamdehe Gamsungi, berlangsung dari
bulan januari sampai dengaan bulan mei 2024.
Dalam penelitian ini dikumpulkan melalui hasil observasi, wawancara
dan dokumentasi. Hasil penelitian ini yaitu diketahui bahwa tradisi Orom
Sasadu ini sudah ada sejak dahulu tahun 1833 sebelum agama kristen masuk
di Desa Idamdehe Gamsungi ada dua jenis pelaksanaan tradisi ini yaitu bulan
januari disebut orom mango’a yang artinya makan kecil, sisa bibit dari tanaman
padi yang kedua dilaksanakan antara bulan juni dan september disebut orom
lamo yang artinya makan besar disertai dengan tarian adat legu sala’i. Dalam
tradisi ini mengandung fungsi pastoral seperti fungsi mendamaikan dan juga
fungsi mengutuhkan. Fungsi mendamaikan melibatkan musyawarah dan
upacara adat yang juga mempunyai tujuan mendamaikan ketika terjadi konflik
antar masyarakat sedangkan fungsi mengutuhkan saat persiapan dan
pelaksanaan karena melibatkan banyak aktivitas fisik seperti berkumpul,
mempersiapkan bahan makanan dan mengatur tempat makan, keutuhan dari
pribadi seseorang menunjukan ketulusan serta nilai-nilai yang ada yang dianut
oleh pribadi itu, keutuhan secara spiritual.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka direkomendasikan kepada
pemerintah desa Idamdehe Gamsungi tradisi ini yang patut di jaga dan
dipelihara karena mencerminkan identitas dan nilai-nilai. Kepada masyarakat
juga untuk selalu mendukung dalam acara ini.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tradisi Orom Sasadu, Nilai Pastoral, Pastoral Konseling
Subjects: A General Works > AS Academies and learned societies (General)
Divisions: Teologi > Pastoral Konseling
Depositing User: Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com
Date Deposited: 11 Dec 2025 12:35
Last Modified: 11 Dec 2025 12:35
URI: http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1419

Actions (login required)

View Item
View Item