Ekaristi Gabril Aurel Pelle, 190201066 and Anita Inggrith, Tuela and Ryanto, Adilang (2023) KAJIAN HISTORIS KRITIS MAKNA KERAJAAN SERIBU TAHUN MENURUT WAHYU 20:1-6. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Negeri Manado.
cover.pdf
Download (108kB)
abstrak.pdf
Download (100kB)
daftar isi.pdf
Download (174kB)
bab v.pdf
Download (138kB)
Abstract
Sebagian besar isi kitab Wahyu membahas tentang akhir zaman,
yang di dalamnya juga mengenai Kerajaan Seribu Tahun. Banyak pendapat
dan pandangan yang muncul tentang masa Kerajaan Seribu Tahun,
sehingga sulit dimengerti.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna dari Kerajaan
Seribu Tahun menurut Wahyu 20:1 - 6, serta mengidentifikasi refleksi
Kerajaan Seribu Tahun. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif
dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Penelitian terhadap teks
Alkitab ini, dikaji dengan kajian historis kritis untuk menemukan makna dari
teks Wahyu 20:1 - 6.
Berdasarkan penelitian, dapat dikatakan bahwa makna kerajaan
seribu tahun ialah pemerintahan Allah, kerajaan ini merujuk pada
pemerintahan Allah yang hadir disetiap waktu dan tempat pada saat
manusia dapat menerima Allah memerintah dalam diri manusia. Kerajaan
seribu tahun juga sebagai penggenapan janji Allah terhadap orang percaya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kerajaan Seribu Tahun, Penghukuman Iblis, Domitianus |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BS The Bible |
| Divisions: | Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 21 Nov 2025 07:38 |
| Last Modified: | 21 Nov 2025 07:38 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1267 |
