Asri Miranda Natalia Mananeke, 210201032 and David R.M, Simanjuntak and Nency A., Heydemans (2025) KRITIK HISTORIS TENTANG KERAPUHAN DALAM YAKOBUS 4:13-17. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Manado.
Cover.pdf
Download (56kB)
Abstrak.pdf
Download (110kB)
Daftar isi.pdf
Download (29kB)
Bab V.pdf
Download (88kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna kerapuhan dalam
Yakobus 4:13–17 dengan menggunakan pendekatan kritik historis. Perikop ini
dipilih karena memuat teguran keras terhadap sikap kesombongan manusia yang
merencanakan masa depan tanpa melibatkan Tuhan. Yakobus menyampaikan
bahwa hidup manusia sangat rapuh, seperti uap yang tampak sesaat lalu lenyap.
Melalui pendekatan historis, penelitian ini menelusuri latar belakang sosial,
ekonomi, dan politik penerima surat Yakobus, yaitu komunitas Kristen Yahudi
diaspora yang hidup dalam ketidakpastian dan tekanan hidup. Penelitian ini juga
mengangkat pandangan berbagai teolog terhadap teks ini, termasuk kritik
terhadap sistem sosial yang tidak adil. Hasil analisis menunjukkan bahwa Yakobus
menentang sikap batin yang mengandalkan kekuatan sendiri dan melupakan
kedaulatan Allah. Refleksi teologis dari teks ini menekankan pentingnya
kerendahan hati, kesadaran akan keterbatasan manusia, dan ketergantungan
penuh kepada Tuhan. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi bagi
pengembangan studi biblika, pembinaan rohani gereja, serta menjadi rujukan
akademik dalam memahami teks Alkitab secara mendalam dan kontekstual.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Yakobus 4:13–17, kerapuhan, kritik historis, kerendahan hati, ketergantungan kepada Tuhan. |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BV Practical Theology |
| Divisions: | Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 02:39 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 02:39 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1789 |
