Veron Mamesah, 200201074 and Meily Meiny, Waigu and Jeremia E., Wakas (2025) KAJIAN TEOLOGIS PENGUCAPAN SYUKUR MINAHASA DI KGPM SIDANG GETSEMANI TOMPASO. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Manado.
Cover.pdf
Download (118kB)
Abstrak.pdf
Download (178kB)
Daftar Isi.pdf
Download (112kB)
Bab V.pdf
Download (117kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna teologis dari tradisi
pengucapan syukur Minahasa sebagaimana dipraktikkan di KGPM Sidang
Getsemani Tompaso. Fokus utama dari penelitian ini mencakup tiga hal: pertama,
untuk mengetahui pemahaman jemaat tentang pengucapan syukur; kedua, untuk
menggambarkan bentuk praktik pengucapan syukur yang dilakukan jemaat; dan
ketiga, untuk mengevaluasi peran gereja dalam mempertahankan nilai-nilai
teologis pengucapan syukur. Dalam budaya Minahasa, pengucapan syukur bukan
sekadar tradisi, tetapi merupakan ekspresi iman yang diwariskan lintas generasi.
Namun, perayaan ini sering bergeser menjadi formalitas sosial yang berunsur
materialisme, sehingga menjauh dari kedalaman makna teologis yang
seharusnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan terdiri dari gembala, penatua,
diaken, dan jemaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar jemaat
memahami pengucapan syukur sebagai kewajiban iman dan budaya, namun
belum semuanya menyadari kedalaman makna teologis di baliknya. Praktik
pengucapan syukur lebih menonjolkan aspek sosial seperti pesta dan makanan
berlimpah, sehingga esensi rohani sering terpinggirkan. Gereja memiliki peran
penting dalam mengarahkan jemaat kepada pemahaman syukur yang alkitabiah,
melalui khotbah, liturgi, dan pembinaan iman.
Secara teologis, penelitian ini berlandaskan pada pemikiran Reformed dari
John Calvin yang menekankan bahwa syukur bukan hanya tanggapan atas berkat
jasmani, melainkan pengakuan akan kedaulatan dan kemuliaan Allah (Soli Deo
Gloria) dalam segala keadaan hidup. Penelitian ini memberi kontribusi dalam
pengembangan teologi kontekstual di tengah budaya religius Minahasa, serta
menjadi masukan bagi gereja dalam menjaga kemurnian ibadah. Penelitian ini
juga menjadi panggilan bagi generasi muda untuk hidup dalam iman yang
bersyukur secara utuh, tidak hanya mewarisi tradisi, tetapi menghidupi makna
teologisnya secara nyata.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Teologi, Pengucapan Syukur, Minahasa, KGPM, John Calvin |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BJ Ethics |
| Divisions: | Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 02:37 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 02:37 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1743 |
