Selna Oktaria Bawental, 210201056 and Meily Meiny, Waigu and Leidi A., Lontaan (2025) MAKNA DOA DALAM KONTEKS PENDERITAAN KRITIK HISTORIS YAKOBUS 5:12-20. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Manado.
Cover.pdf
Download (66kB)
Abstrak.pdf
Download (93kB)
Daftar Isi.pdf
Download (67kB)
Bab V.pdf
Download (109kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian adalah membahas makna doa dalam konteks
penderitaan berdasarkan analisis kritik historis terhadap Yakobus 5:12-20.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Melalui pendekatan ini,
penulis mengkaji latar belakang sosial, budaya, dan teologis jemaat Kristen
Yahudi diaspora yang menghadapi berbagai bentuk penderitaan dan
tekanan, baik secara sosial, ekonomi, maupun spiritual.
Surat Yakobus menyoroti respon jemaat terhadap penderitaan,
seperti kebiasaan bersumpah secara sembarangan, dan mengarahkan
mereka untuk kembali kepada doa sebagai praktik iman yang otentik. Doa
dalam perikop ini dipahami bukan sekadar aktivitas religius, melainkan
sebagai sarana pemulihan pribadi dan komunitas, serta wujud kepercayaan
dan ketekunan dalam iman kepada Allah.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa doa adalah respons aktif yang
membawa pemulihan, pengampunan, dan solidaritas iman di tengah
penderitaan. Makna doa dalam Yakobus 5:12-20 tetap relevan dan aplikatif
bagi gereja masa kini, baik secara pribadi maupun komunal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Doa, Penderitaan, Yakobus 5:12-20, Kritik Historis |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BT Doctrinal Theology |
| Divisions: | Teologi > Teologi |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 06:10 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 06:10 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1732 |
