APRITA MAKAKOMBO, 210302004 and Heydemans, Nency and Andalangi, Jammer (2025) Respon Komunitas Kristen dan Islam terhadap Masalah Infrastruktur Listrik di Pulau Beeng Darat, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Skripsi thesis, Institut Agama Kristen Negeri Manado.
cover.pdf
Download (230kB)
abstrak.pdf
Download (293kB)
daftar isi.pdf
Download (436kB)
bab v.pdf
Download (231kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana komunitas Kristen
dan Islam di Pulau Beeng Darat menanggapi masalah infrastruktur listrik yang
belum berfungsi sejak 2018. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif,
data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap tokoh agama dan
masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan listrik
berdampak luas terhadap kehidupan sosial, pendidikan, ekonomi, dan
keagamaan. Namun, kondisi ini juga memunculkan solidaritas sosial yang kuat
antara warga Kristen dan Islam. Mereka saling membantu melalui penggunaan
genset bersama, tenaga surya, dan lampu pelita untuk kegiatan ibadah serta
aktivitas sosial. Analisis berdasarkan teori solidaritas Emile Durkheim
menunjukkan bahwa krisis listrik memperkuat kesadaran kolektif dan gotong
royong lintas agama. Agama berperan penting sebagai sumber nilai moral dan
perekat sosial dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur. Dengan demikian,
penelitian ini menegaskan bahwa solidaritas lintas iman menjadi kekuatan utama
masyarakat dalam mempertahankan kehidupan bersama di tengah minimnya
perhatian pemerintah terhadap daerah 3T.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | solidaritas sosial, agama, listrik, Pulau Beeng Darat, sosiologi agama |
| Subjects: | A General Works > AS Academies and learned societies (General) |
| Divisions: | Seni dan Ilmu Sosial Keagamaan > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | Unnamed user with email stakn.manado@gmail.com |
| Date Deposited: | 17 Jun 2026 03:58 |
| Last Modified: | 17 Jun 2026 03:58 |
| URI: | http://repository.iaknmanado.ac.id/id/eprint/1650 |
